Plus Minus Infused Water dan Green Smoothies

Berita Kesehatan


ANDA pernah dengar tentang infused water atau green smoothies? Cara konsumsi sayur dan buah yang sedang tren ini disinyalir dapat membantu mereka yang susah makan makanan berserat ini.


Jika dikonsumsi secara teratur, kandungan vitamin dan mineralnya tentu saja dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh.


Menurut dr. Cindiawaty Pudjiadi, MARS, MS, SpGK, dalam rilis Mom & Kiddie, pada infused water kandungan buahnya sedikit, jadi kemungkinan vitamin yang terkandung di cairan tersebut tidak sebanyak yang terdapat pada smoothies atau juice.


Proses pelarutan vitamin ke dalam air berlangsung secara alami tanpa melalui proses pemerasan atau penghancuran. Nah, agar kualitas buah tetap terjaga, sebaiknya simpanlah di dalam lemari es berkisar 2-4 hari.


Kalau Anda termasuk orang yang tidak suka minum air putih atau sulit untuk minum 8 gelas sehari, infused water dapat dijadikan sebagai salah satu cara memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Anda akan lebih menikmati rasa air putih yang berbeda setiap hari.


Lantas bagaimana dengan smoothies atau jus? Buah dan sayur yang diblender akan mendapat tambahan serat yang lebih banyak dibandingkan dengan proses yang menggunakan juicer. Pemrosesan akan mengurangi kandungan vitamin C.


Pada green smoothies boleh saja sayur dicampur dengan buah dan diblender. Namun yang harus diperhatikan, biasanya beberapa kandungan zat gizi buah atau sayur yang diblender -umumnya vitamin C- akan berkurang karena mengalami proses oksidasi.


Untuk membuat smoothies atau jus, pilih sayuran hijau seperti bayam, bok choy, selada air, brokoli, dan gunakan buah yang rasanya benar-benar manis sehingga memberi rasa yang lebih enak pada jus seperti pisang, mangga, nanas, alpukat, anggur, pepaya, jeruk, apel dan lainnya. Anda juga dapat menggunakan buah-buahan yang telah dibekukan sebelumnya. (yac)


0 Response to "Plus Minus Infused Water dan Green Smoothies"

Post a Comment

Powered by Blogger.

wdcfawqafwef