Oral Seks, Penyebar Virus?

Berita Kesehatan


DALAM melakukan hubungan seks, kadang oral seks kerap dilakukan saat berhubungan intim. Bahkan, banyak yang menanggap oral seks penyebar virus. Benarkah demikian?


HUMAN Papilloma Virus (HPV) adalah virus yang menjadi penyebab banyak penyakit kulit dan kelamin, juga kanker serviks pada wanita. Pria bisa terancam dengan virus ini, terlebih karena oral seks yang dilakukan pria pada pasangannya yang terinfeksi.


"Untuk setiap kenaikan frekuensi seks oral pria pada pasangan wanita (tidak pernah/jarang, kadang-kadang, atau selalu), risiko mereka terkena penyakit akibat infeksi HPV jenis tertentu meningkat lebih dari dua kali lipat," kata Profesor Eduardo L. Franco, dari McGill University, Kanada.


Dalam studi terhadap 222 orang peserta, prevalensi HPV oral adalah 7,2 persen. Angka itu naik pada pria perokok (12,2 persen), pria yang sering berganti pasangan (17,9), dan mereka yang memiliki pasangan dengan infeksi HPV oral (28,6 persen) dan atau infeksi HPV genital (11,5 persen).


Seperti dilansir Torontosun, Kamis (13/11/2014), 52 orang dalam studi yang tidak memiliki infeksi HPV melaporkan mereka tidak pernah merokok, berada dalam hubungan monogami, dan memiliki pasangan tanpa HPV oral atau genital.


0 Response to "Oral Seks, Penyebar Virus?"

Post a Comment

Powered by Blogger.

wdcfawqafwef